Jangan Gengsi Bilang "Capek" Saat Mendaki Gunung

Mendaki memang kegiatan yang sangat menyenangkan banyak sekali pengalaman yang kita dapatkan dari mendaki, setiap beda gunung pasti beda juga pengalaman nya. Mendaki menuntut tumbuh kita harus dalam kondisi fit atau bugar biar bisa berjalan sampai puncak. 

Rata-rata penggiat alam mempunyai mental Mandiri dan Kepercayaan diri yang cukup tinggi,terkadang cenderung berlebihan terlebih saat jalan bersama senior/junior atau bahkan dgn org yang spesial, intinya terlihat lemah adalah hal yg tabu dalam dunia pendakian, berikut saya paparkan bahaya dari hal tersebut :

1. Karena gengsi jadi jarang beristirahat saat pendakian,hal itu membuat kalian jarang ngemil, jika itu terjadi maka akan berakibat HIPOGLIKEMI yaitu keadaan dimana kadar gula dalam darah menjadi rendah disebabkan kekurangan zat gula termasuk cadangan dalam tubuh,
bahayanya : 
keringat dingin, penglihatan menjadi kabur, kehilangan kemampuan untuk bergerak, kejang, jantung berdebar, cemas, gelisah, bingung bahkan tidak sadar.


2. Jika cadangan air kalian tidak menggunakan water bladder hanya dalam botol yg susah utk diminum saat berjalan,
Jarang minum = Penyebab Dehidrasi
Bahaya lain dari dehidrasi adalah terganggunya keseimbangan elektrolit tubuh dan dapat menjadi penyakit pada keadaan bahaya lain seperti kram otot. Heat stroke, syok. Dehidrasi jika dilakukan terus menerus akan menyebabkan kondisi kematian.


3. Jika kalian kurang exercise sebelum pendakian atau berjalan terlalu cepat saat mendaki sehingga kurangnya aklimatisasi maka akan terserang AMS (penyakit ketinggian)...bahkan jika terkena yg parah akan terkena :
High Altitude Edema Paru (HAPO) - HAPO hasil dari cairan yang terbentuk di paru-paru. Cairan ini mencegah pertukaran oksigen yang efektif. Ketika kondisi menjadi lebih parah, tingkat oksigen dalam aliran darah berkurang, yang menyebabkan sianosis, gangguan fungsi otak, dan kematian. Gejala HAPO meliputi :
Sesak napas pada saat istirahat, Sesak di dada, dan batuk terus-menerus membesarkan cairan putih, berair, atau berbusa. Ditandai kelelahan dan kelemahan, Perasaan sesak napas yang akan datang di malam hari
Kebingungan, dan perilaku irasional.

Nah gimana? Masih mau gengsi bilang capek dan istirahat sebentar saat mendaki? Jangan dipaksakan bila sudah tidak kuat untuk melanjutkan perjalanan istirahat sebentar untuk mengatur nafas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel